Bantul (MAN 1 Bantul) – Keberagaman karakter dan potensi peserta didik menjadi perhatian MAN 1 Bantul dalam memberikan layanan pendidikan. Untuk mendukung hal tersebut, siswa kelas X E6 mengikuti kegiatan asesmen psikologi sebagai bagian dari proses pemetaan peserta didik.
Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti asesmen dengan tertib dan penuh konsentrasi. Setiap peserta didik diberikan kesempatan untuk mengerjakan instrumen secara mandiri sesuai dengan petunjuk yang diberikan.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu madrasah memperoleh informasi yang lebih komprehensif mengenai karakteristik peserta didik. Dengan informasi tersebut, proses pendampingan dapat diarahkan agar semakin sesuai dengan kondisi dan kebutuhan siswa.
Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., Kepala MAN 1 Bantul, mengatakan bahwa keberagaman peserta didik harus dipandang sebagai kekuatan.
“Tidak ada dua anak yang benar-benar sama. Masing-masing memiliki potensi, karakter, dan cara berkembang yang berbeda. Madrasah harus mampu menghargai keberagaman tersebut dan memberikan ruang agar setiap anak dapat berkembang secara optimal,” tutur Mafrudah.
Pelaksanaan asesmen psikologi bagi X E6 menjadi salah satu bentuk perhatian madrasah terhadap perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Pendidikan diharapkan tidak hanya menghasilkan siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga pribadi yang mampu mengenali dirinya, beradaptasi, dan bertanggung jawab terhadap masa depannya.
Setiap peserta didik memiliki karakter dan potensi yang berbeda. Melalui asesmen psikologi, madrasah berupaya memberikan ruang bagi setiap siswa X E6 untuk berkembang sesuai keunikannya. Hal tersebut sejalan dengan CADAS BERKELAS, khususnya nilai Berkarakter dan Adaptif dalam menghadapi keberagaman.(wnd)

