Kuasai Strategi dan Formasi, Pasangan Mukrimuddin-Zidda Mufidah Juarai Bulutangkis Ganda Campuran

BANTUL (MAN 1 Bantul)— Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di MAN 1 Bantul berlangsung semarak. Salah satu cabang olahraga yang paling menyita perhatian seluruh warga madrasah adalah pertandingan bulutangkis ganda campuran antarguru dan tenaga kependidikan (GTK) yang digelar di halaman madrasah pada Selasa (18/8/2026).
Pertandingan yang berlangsung sengit sekaligus menghibur ini akhirnya melahirkan juara baru. Pasangan ganda campuran Mukrimuddin dan Zidda Mufidah berhasil keluar sebagai juara pertama setelah mengandalkan penguasaan strategi serta formasi permainan yang solid.
Sepanjang laga, masing-masing pasangan saling beradu taktik. Sebagian besar tim menerapkan formasi klasik ganda campuran, yakni menempatkan pemain putri di area depan dekat net untuk menjaga pola bertahan dan potong bola, sementara pemain putra menguasai area belakang untuk melancarkan serangan dan smash keras. Laga ini tidak hanya mengandalkan fisik, tetapi juga komunikasi intensif dan pembagian tugas yang seimbang guna menyelaraskan perbedaan karakter fisik serta kecepatan antar pemain.
Aksi adu piting bola dan kejutan taktik di lapangan tak jarang mengundang gelak tawa dan sorak-sorai riuh dari para penonton yang memadati pinggir lapangan.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan seru yang mampu mempererat rasa kekeluargaan ini.
“Lomba bulutangkis ini bukan sekadar ajang olahraga atau perebutan juara, tetapi sarana untuk mempererat silaturahmi, kebersamaan, dan semangat sportivitas di antara guru dan pegawai. Melihat keceriaan dan kekompakan warga madrasah dalam menyambut HUT RI ke-81 tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita semua,” ungkap Kepala Madrasah.
Sementara itu, Mukrimuddin, S.Ag., mewakili pasangan pemenang ganda campuran, menyampaikan rahasia kuncinya dalam memenangkan pertandingan.
“Kunci kemenangan kami terletak pada komunikasi dan rasa saling percaya di lapangan. Karena ganda campuran butuh pembagian peran yang jelas, kami terus berkoordinasi agar formasi depan-belakang tetap terjaga. Kemenangan ini bonus, yang terpenting kami bisa berpartisipasi dan menghibur seluruh keluarga besar MAN 1 Bantul,” ujar Mukrimuddin sembari tersenyum.
Keseruan pertandingan ini juga dirasakan langsung oleh para siswa yang antusias mendukung guru-guru mereka dari tepi lapangan. Aliya Roihana Ilyasir dari kelas XI FD 2 menyatakan terhibur dengan permainan bapak ibu GTK.
“Seru banget melihat bapak dan ibu guru bertanding. Biasanya di kelas kelihatan formal, tapi di lapangan tadi benar-benar menghibur dan penuh gelak tawa. Strategi permainan Pak Mukrim dan Bu Zidda keren sekali, kompak dari awal sampai akhir!” tutur Aliya dengan penuh semangat.
Melalui kegiatan peringatan HUT RI ke-81 ini, MAN 1 Bantul tidak hanya berhasil memupuk jiwa patriotisme dan gaya hidup sehat, tetapi juga semakin mempererat keharmonisan antara guru, pegawai, dan peserta didik. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr).