BANTUL (MAN 1 BANTUL) – Suasana khidmat bercampur antusiasme menyelimuti lingkungan MAN 1 Bantul pada Selasa pagi 3 Februari 2026. Ratusan siswa Kelas X Fase E (E1 hingga E7) bersiap melaksanakan agenda tahunan yang paling dinanti, yakni Manasik Haji ke Wisata Edukasi Religi Boyolali.
Tepat pukul 07.00 WIB, iring-iringan 7 Bus Kembar Alkawakibi mulai bergerak meninggalkan halaman madrasah. Para siswa tampak rapi mengenakan pakaian serba putih, menciptakan pemandangan yang menyerupai suasana di Tanah Suci. Semangat terpancar dari wajah para peserta yang siap mempraktikkan rukun-rukun Islam kelima secara langsung dalam simulasi ini.
Kegiatan manasik haji ini bukan sekadar perjalanan wisata biasa, melainkan agenda rutin tahunan yang dirancang khusus untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai tata cara ibadah haji. Dengan mengunjungi Wisata Edukasi Religi di Boyolali, para siswa diharapkan mendapatkan pengalaman visual dan praktis yang mendekati kondisi nyata di Mekkah dan Madinah, mulai dari thawaf, sa’i, hingga wukuf.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan harapannya atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menekankan pentingnya penguatan karakter religius sejak dini.
“Alhamdulillah, hari ini anak-anak kita dari Fase E berangkat dengan penuh semangat. Kegiatan ini adalah laboratorium praktik bagi siswa untuk memperdalam materi di kelas. Kami ingin menanamkan kerinduan terhadap Baitullah sekaligus membentuk akhlakul karimah. Semoga perjalanan ini berjalan lancar dan menjadi bekal spiritual yang berkesan bagi mereka,” ujar Mafrudah.
Perjalanan menuju Boyolali ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan kognitif, tetapi juga menyentuh sisi emosional para siswa agar lebih memahami makna pengorbanan dan keikhlasan dalam beribadah. (brw)

