Bantul (MAN 1 Bantul) – Upaya peningkatan kompetensi guru terus dilakukan melalui berbagai program pengembangan profesional. Salah satunya melalui Pelatihan Teknis E-Kinerja yang diselenggarakan dalam program Pelatihan Pintar Kementerian Agama. Kegiatan ini diikuti oleh lima guru MAN 1 Bantul sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan kinerja secara digital dan profesional.
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para guru terkait penggunaan aplikasi E-Kinerja, mulai dari perencanaan kinerja, pengisian laporan, hingga evaluasi kinerja secara sistematis. Dengan mengikuti pelatihan ini, para guru diharapkan mampu mengelola administrasi kinerja dengan lebih efektif, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Kementerian Agama.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan berbagai materi teknis mengenai mekanisme pengisian E-Kinerja, strategi penyusunan rencana kerja yang terukur, serta praktik langsung dalam menggunakan aplikasi tersebut. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait implementasi E-Kinerja dalam tugas sehari-hari sebagai pendidik.
Partisipasi lima guru MAN 1 Bantul dalam pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas manajemen kinerja guru di madrasah. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang sistem E-Kinerja, para guru dapat menyusun laporan kinerja secara lebih terstruktur serta mendukung terciptanya budaya kerja yang profesional dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan di madrasah.

Salah satu peserta pelatihan menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu guru dalam memahami alur pengelolaan kinerja yang selama ini dilakukan secara digital. Melalui pelatihan tersebut, guru tidak hanya mendapatkan penjelasan teori, tetapi juga praktik langsung sehingga lebih mudah diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
Ke depan, para guru yang telah mengikuti pelatihan diharapkan dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada rekan guru lainnya di madrasah. Dengan demikian, pemanfaatan aplikasi E-Kinerja dapat berjalan lebih optimal serta mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di MAN 1 Bantul.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi keikutsertaan guru dalam pelatihan Teknis E-Kinerja tersebut. Saya berharap pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat diterapkan dalam menyusun laporan E-Kinerja. Pemahaman penggunaan sistem, mendorong objektivitas penilaian, mempermudah monitoring real-time oleh pimpinan, dan mengoptimalkan pengembangan karier berbasis data kinerja yang akurat. (Sof)

