Asah Kreativitas dan Inovasi, Dua Guru MAN 1 Bantul Ikuti Kegiatan Strategi Jitu Berproses Kreatif

Bantul (MAN 1 Bantul) — Dua guru Bahasa Indonesia dari MAN 1 Bantul, Nur Khasanah dan Azmiati Lathifah mengikuti kegiatan ”Strategi Jitu dalam Berproses Kreatif bagi Guru Bahasa Indonesia MA DIY” yang diikuti oleh guru-guru Bahasa Indonesia Madrasah Aliyah se-Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa, (19/5/2026) pukul 08.00 WIB – selesai di Oemah Canting, Giriloyo, Imogiri, Bantul. Kegiatan MGMP tersebut menjadi sarana pengembangan kompetensi sekaligus ruang inspiratif bagi para pendidik untuk meningkatkan kreativitas dalam pembelajaran.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme peserta. Para guru mendapatkan berbagai materi mengenai strategi pembelajaran kreatif, pengembangan ide dalam proses menulis, hingga cara membangun suasana belajar sastra yang disampaikan oleh Tedi Kusyairi (praktisi sastra). Selain itu, peserta juga diajak berdiskusi serta berbagi pengalaman mengenai tantangan pembelajaran sastra di era digital.

Keikutsertaan dua guru MAN 1 Bantul dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi tenaga pendidik. Guru Bahasa Indonesia dituntut tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif sehingga siswa semakin tertarik dalam mengembangkan kemampuan literasi, menulis, membaca, dan berbicara.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh wawasan baru tentang pentingnya proses kreatif dalam pembelajaran. Guru didorong untuk lebih aktif agar siswa lebih aktif menulis puisi atau cerpen. Berbagai strategi kreatif yang dibagikan diharapkan mampu menjadi solusi dalam menghadapi tantangan agar siswa mampu menulis secara kreatif.

Salah satu guru MAN 1 Bantul, Nur Khasanah mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan banyak inspirasi untuk diterapkan di kelas. Pembelajaran Bahasa Indonesia akan lebih efektif apabila dikemas secara kreatif dan melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar menulis puisi atau cerpen. Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah menyatakan bahwa forum MGMP juga menjadi kesempatan berharga untuk memperluas relasi dan bertukar ide dengan guru dari berbagai madrasah aliyah di DIY.

Melalui kegiatan Strategi Jitu dalam Berproses Kreatif bagi Guru Bahasa Indonesia MA DIY ini, diharapkan para guru mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang lebih segar dan bermakna. Dengan demikian, kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di madrasah akan semakin berkembang dan mampu mendorong siswa menjadi generasi yang literat, kreatif, dan percaya diri. Hal tersebut sejalan dengan semangat madrasah CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, Anti Diskriminasi. (nk)