Pembelajaran Kreatif, Siswa MAN 1 Bantul Kreasikan Batik Bermotif Daun di Media Tas

Bantul (MAN 1 Bantul) – Kegiatan praktik batik berbasis kreativitas siswa dilaksanakan di MAN 1 Bantul pada Selasa (26/5/2026). Kegiatan ini didampingi oleh Tatik Sutrismiyati, S.Pd., yang memberikan arahan kepada peserta didik dalam proses pembuatan karya batik dengan memanfaatkan daun sebagai pola motif dan media tas sebagai bahan utama.

Dalam kegiatan tersebut, siswa menyusun daun-daun pada permukaan tas untuk membentuk pola tertentu, kemudian dilanjutkan dengan proses pewarnaan dan pencetakan sehingga menghasilkan karya batik yang unik dan bernilai estetika. Proses ini memberikan pengalaman belajar langsung yang menumbuhkan kreativitas dan ketelitian peserta didik.

Tatik Sutrismiyati, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melatih kreativitas siswa dalam memanfaatkan bahan sederhana menjadi karya seni yang memiliki nilai jual dan nilai budaya.

“Melalui praktik ini, siswa belajar bahwa kreativitas bisa lahir dari hal-hal sederhana di sekitar kita. Daun yang biasa kita jumpai dapat menjadi inspirasi motif batik yang menarik,” ungkapnya.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, praktik batik menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang mampu mengembangkan potensi, kreativitas, serta karakter peserta didik.

“Pembelajaran seperti ini sangat penting karena siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung. Mereka dilatih untuk kreatif, teliti, dan mampu bekerja dengan penuh kesabaran. Ini sejalan dengan upaya kita dalam membentuk karakter siswa yang berdaya saing,” ujar Mafrudah.

Lebih lanjut, Mafrudah menegaskan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan tag line MAN 1 Bantul, yaitu CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). Melalui praktik batik, nilai cerdas, adaptif, berkarakter, serta cinta lingkungan tercermin dari kemampuan siswa dalam memanfaatkan bahan sederhana menjadi karya kreatif yang bernilai.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus menumbuhkan kreativitas siswa sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya batik sebagai warisan bangsa yang terus berkembang melalui inovasi pembelajaran di madrasah.(wnd)