Evaluasi Pencapaian Tujuan Pembelajaran, MAN 1 Bantul Gelar ASAT

BANTUL (MAN 1 Bantul) – Dalam rangka mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran siswa, menentukan kenaikan kelas, serta menjadi indikator untuk memetakan mutu pendidikan secara keseluruhan, MAN 1 Bantul resmi menggelar Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026. Pelaksanaan asesmen berbasis digital ini dijadwalkan mulai Rabu (3/6/2026) dan diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa ASAT bukan sekadar rutinitas akhir tahun demi pemenuhan nilai di atas kertas. Lebih dari itu, momentum ini merupakan potret komprehensif dari proses penyerapan ilmu dan pembentukan karakter siswa selama satu semester terakhir.

“ASAT ini adalah instrumen penting untuk mengukur sejauh mana efektivitas proses belajar mengajar yang telah kita laksanakan. Kami berharap seluruh siswa dapat menanamkan nilai kejujuran dan integritas yang tinggi selama ujian berlangsung. Hasil dari asesmen ini nantinya akan menjadi pijakan penting bagi madrasah untuk merumuskan strategi peningkatan mutu pendidikan ke depan,” ujar Mafrudah saat meninjau langsung jalannya hari pertama asesmen.

Senada dengan Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Bin Umaryati, S.Pd., menjelaskan bahwa persiapan teknis maupun substantif telah dilakukan secara matang agar pelaksanaan ASAT berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Kami telah menyusun jadwal, memastikan kesiapan infrastruktur jaringan, serta memvalidasi soal-soal asesmen agar benar-benar selaras dengan capaian pembelajaran yang ditargetkan dalam Kurikulum Merdeka. Nilai dari ASAT ini, yang berpadu dengan asesmen formatif harian, akan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam rapat pleno kenaikan kelas nanti,” jelas Bin Umaryati.

Di lini depan proses akademik, para guru juga mengapresiasi kesiapan para siswa. Toni Poerwanti, S.Pd., M.Pd., salah satu guru mata pelajaran Ekonomi, mengungkapkan bahwa dinamika belajar menjelang ASAT menunjukkan perkembangan yang positif.

“Secara umum, anak-anak menunjukkan antusiasme dan keseriusan yang luar biasa dalam sesi pengayaan intensif sebelum ujian. Melalui ASAT ini, kami sebagai pendidik dapat mengevaluasi apakah metode pembelajaran yang kami gunakan sudah dipahami dengan baik oleh siswa atau masih memerlukan inovasi pada tahun ajaran mendatang,” ungkap Toni Poerwanti.

Respons positif dan semangat juga terpancar dari para peserta didik. Zharif Ibrahim, siswa Kelas X E6, yang ditemui usai sesi ujian pertama, mengaku cukup optimistis dapat mengikuti ASAT tahun ini dengan hasil yang memuaskan.

“Alhamdulillah, ujian hari pertama berjalan lancar. Soal-soalnya memang menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS), tetapi karena sebelumnya sudah ada persiapan yang matang dan latihan soal bersama guru di kelas, saya merasa cukup percaya diri. Semoga hasilnya nanti berkah dan bisa membawa kami naik ke jenjang berikutnya dengan hasil yang terbaik,” tutur Zharif penuh harap.

Pelaksanaan ASAT di MAN 1 Bantul diharapkan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga hari terakhir, sekaligus menegaskan komitmen madrasah dalam mencetak generasi yang unggul dalam prestasi dan berakhlak mulia. Kegiatan ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan, yaitu CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (Chr)