Bantul (MAN 1 Bantul) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, guru pamong bersama dua mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengadakan kegiatan diskusi akademik mengenai pemetaan materi dan penyusunan perangkat pembelajaran Sosiologi. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan kolaboratif di ruang perpustakaan sekolah (27/7/2026).
Diskusi ini menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan Praktik Kependidikan (PK), di mana mahasiswa tidak hanya mengamati proses pembelajaran, tetapi juga terlibat secara aktif dalam perencanaan pembelajaran bersama guru pamong. Melalui forum tersebut, berbagai aspek pembelajaran dibahas secara mendalam, mulai dari pemetaan capaian pembelajaran, penyusunan alur materi, strategi pembelajaran, hingga penyelarasan perangkat ajar yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Guru pamong memberikan arahan mengenai pentingnya menyusun perangkat pembelajaran yang sistematis, kontekstual, dan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Mahasiswa PK juga menyampaikan berbagai ide serta berdiskusi mengenai penerapan metode pembelajaran yang inovatif agar materi Sosiologi lebih relevan dengan fenomena sosial yang terjadi di masyarakat. Kolaborasi guru dan calon guru seperti ini merupakan bagian penting dalam penguatan kompetensi profesional pendidik.
Selain membahas perangkat pembelajaran, forum ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman antara guru pamong dengan mahasiswa mengenai tantangan pembelajaran di kelas. Berbagai strategi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student-centered learning), pemanfaatan media pembelajaran, hingga teknik asesmen turut menjadi topik diskusi.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan bekal yang lebih matang bagi mahasiswa PK sebelum melaksanakan praktik mengajar secara mandiri di kelas. Di sisi lain, kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi diharapkan mampu menciptakan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan kurikulum dan kebutuhan peserta didik.
Melalui diskusi yang konstruktif ini, guru pamong dan mahasiswa PK UNY menunjukkan komitmen bersama dalam membangun pembelajaran Sosiologi yang berkualitas, reflektif, dan bermakna, sehingga mampu membentuk peserta didik yang memiliki kepekaan sosial, kemampuan berpikir kritis, serta siap menghadapi dinamika kehidupan bermasyarakat. (nv)

