Genggam Merah Putih, Teguhkan Janji: Siswa Kelas X MAN 1 Bantul Dikukuhkan dalam PTA

Bantul (MAN 1 Bantul) – Suasana penuh khidmat mewarnai prosesi pengukuhan siswa kelas X MAN 1 Bantul dalam rangkaian kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA), Jumat (14/8/2026). Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah ketika para siswa mengikuti prosesi pengukuhan dengan memegang erat bendera Merah Putih sebagai simbol kecintaan terhadap tanah air dan komitmen untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Dengan sikap tegap dan penuh kesungguhan, siswa kelas X mengikuti setiap tahapan prosesi pengukuhan. Bendera Merah Putih yang berada dalam genggaman menjadi simbol bahwa perjalanan mereka sebagai bagian dari Ambalan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan kepramukaan, tetapi juga tentang membangun karakter sebagai generasi penerus bangsa.

Prosesi tersebut berlangsung dalam suasana khidmat. Para siswa menunjukkan kesungguhan dalam mengikuti pengukuhan setelah melalui rangkaian kegiatan PTA. Momen tersebut menjadi penanda bahwa siswa kelas X secara resmi diterima sebagai bagian dari keluarga besar Ambalan MAN 1 Bantul.

Kegiatan pengukuhan juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian, persaudaraan, dan cinta tanah air. Bendera Merah Putih yang digenggam erat menjadi pengingat bahwa setiap generasi memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan serta mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa prosesi pengukuhan memiliki makna lebih dari sekadar seremoni.

“Ketika anak-anak memegang erat Merah Putih, saya berharap mereka memahami bahwa ada nilai dan tanggung jawab besar yang harus dijaga. Kalian adalah generasi penerus bangsa. Jadilah pribadi yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain,” tutur Mafrudah.

Ia juga berpesan agar pengalaman yang diperoleh selama PTA menjadi bekal bagi siswa dalam menjalani kehidupan di madrasah. Menurutnya, semangat kepramukaan dapat menjadi ruang untuk melatih kepemimpinan, kemandirian, kerja sama, sekaligus membangun rasa cinta tanah air.

Prosesi pengukuhan tersebut sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul, CADAS BERKELAS: Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi. Nilai Cinta Tanah Air dan Berkarakter menjadi bagian kuat dalam prosesi tersebut, sementara kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab turut memperkuat nilai Cerdas, Adaptif, dan Smart.

Bendera Merah Putih yang digenggam bukan sekadar kain yang menjadi simbol negara. Di tangan para siswa kelas X, ia menjadi simbol harapan—tentang generasi muda yang akan melanjutkan perjuangan, menjaga persatuan, menghargai keberagaman, dan mengisi kemerdekaan melalui karya serta prestasi.

Pengukuhan dalam PTA akhirnya menjadi sebuah titik awal. Dari genggaman Merah Putih, siswa kelas X MAN 1 Bantul diajak meneguhkan langkah untuk menjadi bagian dari generasi yang tidak hanya tangguh dalam menghadapi tantangan, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme dan karakter yang kuat.(wnd)