Latih Jiwa Kepemimpinan, MAN 1 Bantul Rutinkan Upacara Bendera Setiap Senin

BANTUL (MAN 1 Bantul) – Guna membentuk karakter disiplin dan memupuk jiwa kepemimpinan generasi muda, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bantul secara konsisten melaksanakan kegiatan upacara bendera setiap hari Senin. Pelaksanaan upacara yang berlangsung di halaman utama madrasah pada Senin (18/5/2026) pagi berjalan dengan tertib dan khidmat.

Kegiatan rutin tersebut bukan sekadar seremonial semata. Upacara hari Senin menjadi media strategis untuk memberikan kesempatan kepada para petugas upacara, mulai dari pemimpin upacara, pengibar bendera, hingga pembaca teks, dalam melatih tanggung jawab, mentalitas, dan kepercayaan diri saat tampil di depan umum. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun solidaritas, kekompakan, dan rasa persaudaraan antarsiswa maupun seluruh warga madrasah.

Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas konsistensi seluruh warga madrasah dalam menjaga kualitas pelaksanaan upacara bendera. “Upacara bendera merupakan laboratorium mental bagi siswa. Di sinilah kita menempa calon-calon pemimpin masa depan. Kami berharap lulusan MAN 1 Bantul tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter nasionalisme yang kuat, disiplin, dan siap menjadi pemimpin di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Lina Mutiasih, M.Pd., selaku pembina upacara pada kesempatan tersebut, dalam amanatnya menekankan pentingnya memaknai setiap prosesi upacara sebagai sarana refleksi diri. Ia juga mengapresiasi penampilan para petugas upacara yang tampil percaya diri dan menjalankan tugas dengan baik.

“Menjadi petugas upacara membutuhkan keberanian dan tanggung jawab yang besar. Tadi kita melihat bagaimana para siswa mampu mengendalikan rasa gugup dan tampil percaya diri di depan banyak peserta. Proses seperti inilah yang sangat berharga dan perlu terus dipertahankan,” ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MAN 1 Bantul, Luki Fidiantoro, S.Pd., menjelaskan bahwa petugas upacara dipilih secara bergilir antarkelas maupun organisasi kesiswaan. Hal tersebut dilakukan agar seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama untuk belajar memimpin dan bekerja sama dalam tim.

“Kami menerapkan sistem giliran agar semua siswa dapat merasakan pengalaman menjadi pemimpin maupun bagian dari tim yang solid. Melalui upacara ini, rasa kebersamaan dan kekompakan antarkelas dapat terjalin lebih kuat karena mereka harus bekerja sama demi menyukseskan kegiatan,” jelasnya.

Manfaat positif dari kegiatan tersebut juga dirasakan langsung oleh para siswa. Eka Puji Lestari dari kelas X E4, salah satu petugas upacara, mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama menjalankan tugasnya.

“Awalnya saya merasa tegang karena harus tampil di depan banyak orang. Namun setelah dijalani, saya merasa bangga dan lebih percaya diri. Kegiatan ini benar-benar melatih mental kami agar tidak canggung berbicara di depan umum. Kami juga belajar pentingnya kekompakan dan saling percaya dengan teman satu tim,” ungkap Eka.

Dengan komitmen yang terus dijaga, MAN 1 Bantul berharap kegiatan upacara bendera setiap hari Senin dapat terus menjadi salah satu sarana utama dalam membentuk karakter disiplin, kepemimpinan, dan rasa cinta tanah air bagi seluruh sivitas akademika. Kegiatan ini sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang terus disosialisasikan, yaitu CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (Chr)