BANTUL (MAN 1 Bantul) – MAN 1 Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan potensi akademik peserta didik di bidang sains. Pada hari kedua pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K), madrasah secara resmi menerjunkan 19 siswa tambahan untuk bertanding pada Jumat (19/6/2026). Dengan tambahan tersebut, total delegasi MAN 1 Bantul yang berlaga sejak hari pertama hingga hari kedua secara keseluruhan mencapai 28 peserta.
Keikutsertaan dalam ajang bergengsi berskala nasional ini dinilai sangat krusial bagi madrasah. Selain menjadi wadah strategis untuk menjaring dan mengembangkan bakat-bakat unggul di bidang sains, kompetisi ini juga dirancang untuk membangun iklim kompetisi akademik yang sehat di lingkungan sekolah. Lebih dari itu, partisipasi aktif ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat reputasi dan prestasi institusi, baik di mata Dinas Pendidikan maupun di tengah masyarakat luas.
Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi yang tinggi serta motivasi mendalam bagi seluruh peserta yang berjuang membawa nama baik madrasah.
“Kami sangat bangga melihat semangat luar biasa dari para siswa hingga hari kedua pelaksanaan OSN-K ini. Partisipasi 28 siswa kami bukan sekadar tentang mengejar medali, melainkan komitmen madrasah untuk melahirkan generasi yang memiliki daya saing tinggi, berpikir kritis, dan bermental juara. Insyaallah, ikhtiar ini akan membawa hasil terbaik dan mengharumkan nama MAN 1 Bantul,” ujar Mafrudah penuh optimisme.
Senada dengan Kepala Madrasah, Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Bin Umaryati, S.Pd., menjelaskan bahwa pihak madrasah telah melakukan persiapan matang guna memastikan para siswa siap menghadapi ketatnya persaingan kompetisi.
“Dari sisi kurikulum, kami telah memfasilitasi para siswa dengan program bimbingan intensif bersama guru pendamping. Ajang OSN-K hari kedua ini menguji materi-materi sains yang membutuhkan kedalaman analisis. Kami optimistis, melalui sistem penjaringan bakat yang terstruktur ini, mutu akademik MAN 1 Bantul akan terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” jelas Bin Umaryati.
Bintang Alya Muhibba, salah satu siswa dari kelas X E1 yang menjadi bagian dari 19 peserta di hari kedua, mengungkapkan rasa syukur sekaligus tantangan yang dihadapinya selama kompetisi berlangsung.
“Menjadi salah satu dari 19 siswa yang tampil di hari kedua ini adalah tanggung jawab yang besar sekaligus membanggakan. Soal-soal hari ini cukup menantang, tetapi berkat bimbingan intensif dari guru-guru di madrasah, saya dan teman-teman bisa mengerjakannya dengan optimis. Mohon doa restunya agar kami semua bisa lolos ke tingkat provinsi,” ungkap Bintang dengan penuh semangat.
Pelaksanaan OSN-K hari kedua ini berjalan dengan tertib dan lancar. Dengan berakhirnya seluruh rangkaian ujian bagi 28 delegasinya, MAN 1 Bantul kini menaruh harapan besar agar para siswa bertalenta tinggi ini mampu menembus babak selanjutnya dan terus mengukir prestasi gemilang. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr)

