Cegah Kelelahan Mental Pasca ASAT, Siswa MAN 1 Bantul Manfaatkan MBG dengan Baik

BANTUL (MAN 1 Bantul) – Suasana hangat dan penuh keceriaan terlihat di ruang-ruang kelas MAN 1 Bantul pada Jumat siang (19/6/2026). Setelah melewati pekan Asesmen Akhir Tahun (ASAT) yang menguras energi dan pikiran, para siswa tampak menikmati hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan lahap. Program ini menjadi oase pemulihan fisik dan mental bagi siswa di tengah padatnya agenda pasca-ujian.
Sebagaimana diketahui, pelaksanaan ASAT membutuhkan kerja keras kognitif yang luar biasa, sehingga menguras banyak energi para siswa. Pasca-ujian pun, aktivitas akademik belum sepenuhnya usai. Banyak siswa yang masih harus mengikuti kegiatan asesmen susulan, remedial, maupun pengayaan. Di sinilah program MBG mengambil peran krusial. Asupan nutrisi yang seimbang dari menu MBG terbukti sangat membantu memulihkan fungsi otak, sehingga siswa tetap optimal dalam mengikuti kegiatan lanjutan di kelas maupun rangkaian kegiatan perlombaan.
Tidak hanya bermanfaat untuk performa akademik, momen makan bersama ini juga menjadi sarana relaksasi. Mendapatkan asupan gizi yang baik dan seimbang secara nyata membantu menjaga kestabilan mood siswa, mencegah stres pasca-ujian, serta menghindari rasa kantuk yang sering melanda akibat penurunan energi yang drastis.
Kepala MAN 1 Bantul, Ibu Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi dan dampak positif dari program MBG ini bagi ketahanan mental anak didiknya.
“ASAT secara psikologis cukup menekan dan melelahkan bagi siswa. Kami sangat bersyukur program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini berjalan lancar dan tepat sasaran. Gizi yang terpenuhi dengan baik bukan sekadar mengenyangkan, tetapi merupakan support system terbaik untuk memulihkan fungsi kognitif dan menjaga kesehatan mental siswa. Kita ingin memastikan mereka tetap bahagia, sehat, dan berenergi menyongsong kegiatan pasca-ujian seperti class meeting,” ujar Mafrudah.
Senada dengan Kepala Madrasah, salah satu guru Bimbingan Konseling (BK) MAN 1 Bantul, Candra Ade Petiwi, S.Kom.I. juga merasakan dampak langsung dari program ini dalam menjaga kondusivitas kegiatan remedial dan pengayaan di kelas.
“Setelah ujian, biasanya energi siswa sudah berada di titik terendah, mudah mengantuk, dan sulit fokus saat harus remidi atau pengayaan. Namun, setelah mereka makan siang bersama dengan menu MBG yang padat gizi, terlihat sekali ada perubahan energi. Fokus mereka kembali, mood-nya jadi lebih bagus, dan suasana belajar di kelas tetap hidup,” ungkapnya.
Manfaat besar ini pun diamini oleh para siswa yang merasakan langsung dampak positif dari asupan nutrisi gratis tersebut. Deshinta Luthfi Nadifa dari kelas XI FD1, selalu merasa bahagia dengan hadirnya MBG.
“Jujur, seminggu ini pusing banget karena ASAT. Hari ini juga masih harus menyelesaikan beberapa tugas susulan. Untungnya ada menu MBG siang ini yang enak dan bergizi. Setelah makan bareng teman-teman di kelas, rasanya stresnya langsung hilang, badan segar lagi, dan siap buat ikut seru-seruan di OSN-K nanti,” kata Deshinta dengan antusias.
Melalui pemanfaatan program MBG yang optimal, MAN 1 Bantul membuktikan komitmennya untuk tidak hanya mengejar prestasi akademik, melainkan juga sangat peduli pada kesejahteraan fisik, gizi, dan kesehatan mental (mental health) seluruh peserta didiknya. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline MAN 1 Bantul yang sedang gencar disosialisasikan: CADAS BERKELAS (Cerdas, Agamis, Demokratis, Adaptif, Smart, Berkarakter, Cinta Lingkungan, dan Anti Diskriminasi). (chr)